JAW 2022, Transportasi Autonomous dan Elektrik Bakalan Penuhi IKN, Kendaraan Konvensional Dilarang Masuk

Sabtu 12-03-2022,19:13 WIB
Reporter : R. Permana Putra
Editor : R. Permana Putra


Mobil listrik dan autonomous akan menjadi transportasi untuk IKN dimana tak semua kendaraan konvensional bisa masuk.|iksan|

 

OTOMOTIFXTRA  – Salah satu yang membedakan Ibu Kota Negar (IKN) Nusantara dengan DKI Jakarta menurut Presiden Joko Widodo adalah moda transportasi yang akan digunakan.

Dimana nantinya untuk kendaraan akan menggunakan konsep mobilitas yang ramah lingkungan dan cerdas.

Dengan demikian tidak semua kendaraan dapat digunakan dan masuk ke IKN nantinya, khususnya kendaraan konvensional yang masih berbahan bakar fosil.

Konsep ini di ungkapkan oleh Budi Setiyadi, selaku Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI.

BACA JUGA:Discount Suzuki di JAW 2022, Mulai Pembelian Mobil, Motor Hingga Aksesories

“Seperti arahan pak Presiden dan pak Menteri Perhubungan nanti untuk IKN semua mobilitas itu basisnya itu green mobility,” ujar Budi saat mengunjungi Jakarta Auto Week (JAW) di Jakarta, Sabtu (12/3/2022).

“Sedangkan untuk mobilitas antara kantor kami sedang melakukan penjajakan untuk menggunakan kendaraan autonomous,” jelasnya.

“Namun ini semua masih dalam proses dan format perkembangannya telah mengarah kesana dan saat ini kita juga sedang memngkaji bagaimanan untuk mencapai semuanya dengan melakukan koordinasi bersama kementerian PUPR  terutama masalah infrastrukturnya,” ungkapnya.

BACA JUGA:Jakarta Auto Week 2022, Promo dan Potongan Harga Mitsubishi, Mulai Pembelian Produk Hingga After Sales Service

“Sedangkan anggaran kami dari Kemenhub sudah mempersiapkan untuk tahun depan, kita sudah menyiapkan untuk terwujudnya arahan pak Presiden,” imbuhnya.

Selain itu, untuk transportasi umum yang menggunakan sistem autonomous juga sedang dimatangkan.

“Harus ada perubahan regulasi undang undang 2022, dari Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kan autonomous  gak ada pengemudi, mungkin nanti ada guided lane di angkutan umumnya nanti,” pungkas Budi.

 

Kategori :