Setelah Baterai, Hidrogen Digadang-gadang jadi Sumber Energi Kendaraan Masa Depan

Senin 13-11-2023,17:24 WIB
Reporter : Dwi Kristanto
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM – Ditengah eksistensinya baterai pada kendaraan listrik, kita kerap kali terdengar para penggemar dunia otomotif dan praktisi otomotif yaitu Hidrogen.

Hidrogen adalah elemen paling ringan dalam alam semesta dan saat ini mulai dikembangkan sebagai sumber energi untuk kendaraan. Hidrogen ini sudah berhasil sebagai energi dalam mini prototype yang dilakukan oleh ahli-ahli. 

Kenapa Hidrogen sebagai energi dimasa depan? Hidrogen menghasilkan emisi nol. Kendaraan hanya mengeluarkan uap-uap air sebagai hasil pembakaran. Dikutip dari (Enapter.com) Satu kilogram hydrogen setara dengan 3,3 kilogram bensin.

BACA JUGA:Gila Gilaan, Harga Baterai Hyundai Ioniq 5 Dijual di Angka Rp 300 Juta hingga Rp 400 Jutaan 

BACA JUGA:Gak Sampai 200 Juta Buruan Beli Mobil Hybrid Baru

Keunggulan hidrogen tidak ada emisi karbon dioksida yang dihasilkan, lebih efisien ketimbang bahan bakar fosil, lama waktu pengisian lebih cepat daripada baterai.

Apakah hidrogen aman? Hidrogen merupakan gas yang mudah terbakar perlu adanya pengaman khusus dalam penangannya.

Meskipun hidrogen lebih aman dari bahan bakar fosil yang memiliki sifat non-toksik dan lebih ringan daripada udara yang membuatnya cepat tersebar saat ada kebocoran namun tetap harus mengambil langkah demi keamanan dan keselamatan.

Langkah penerapan untuk keamanan hidrogen yaitu sistem ventilasi yang efektif dan alat pendeteksi kebocoran sejak dini ketika membangun fasilitas menggunakan hidrogen.

BACA JUGA:Mobil Listrik Murah Tapi Fitur Mewah, Inilah Spesifikasi Wuling Bingo

Saat ini kendaraan baterai mulai mendominasi dan mulai menjadi kendaraan yang sangat hemat dan efisien.

Dengan adanya keunggulan dari hidrogen yang ditawarkan dari segi jarak tempuh dan cepatnya waktu pengisian apakah dapat mengambil hati konsumen untuk meminang kendaraan dengan energi hidrogen?

Produsen mobil beberapa sudah mulai mengembangkan teknologi bahan bakar hidrogen ini seperti Toyota dengan Mirai-nya dengan mesin pembakaran internal bertenaga hidrogen (Hidrogen Internal Combustion Engine/HICEV, Honda dengan Clarity-nya dan Nexo dari Hyundai.

Hidrogen memiliki masa depan yang sangat cemerlang dibantu dengan komitmen global untuk pencapaian NZE Global pada tahun 2050. Jalan yang panjang masih perlu dilewati untuk menuju pencapaian NZE 2050. Investasi masih diperlukan untuk infrastruktur seperti pengisian khusus hidrogen.

BACA JUGA:Motor listrik subsidi dengan harga terendah, hanya Rp 5 juta, Dan Dapat Menempuh Jarak hingga 55 KM

Kategori :

Terpopuler